Tegal - Kejuaraan Nasional Tenis Junior Piala IMTC–Wali Kota Tegal 2025 resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, Rabu (25/6), di Lapangan Tenis GOR Wisanggeni.
Ajang nasional ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dari 75 daerah dan berlangsung sejak 23 hingga 27 Juni 2025. Kejurnas ini menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet muda dan promosi olahraga sejak usia dini.
Pembukaan Kejurnas dilangsungkan dengan khidmat di bawah naungan semangat Kota Bahari dalam mendukung olahraga prestasi. Dalam sambutan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota, apresiasi tinggi diberikan terhadap penyelenggaraan turnamen.
Ajang ini dinilai bukan hanya kompetisi, tetapi ruang pendidikan karakter.
“Dengan menyelenggarakan kejuaraan seperti ini, kita menanamkan keyakinan pada anak-anak muda bahwa prestasi bukan hanya milik mereka yang berada di kota besar, tetapi milik siapa saja yang mau bekerja keras dan disiplin, termasuk mereka yang berasal dari Kota Bahari tercinta ini,” papar Tazkiyyatul.
Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai sportivitas dan ketekunan dalam diri para atlet muda. Menurutnya, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan bagian dari proses belajar dan pembentukan kepribadian.
Para atlet diminta menjadikan turnamen ini sebagai tantangan untuk mengalahkan keraguan dalam diri.
“Jadikan kejuaraan ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, bukan untuk mengalahkan yang lain, melainkan untuk mengalahkan keraguan dalam diri sendiri,” lanjutnya.
Ketua Panitia Kejurnas Irawati Moerid, yang juga mantan atlet tenis nasional, menyampaikan bahwa kompetisi ini memiliki total 23 kategori.
Rinciannya terdiri dari kategori usia 10 hingga 18 tahun, baik tunggal maupun ganda, serta tambahan kategori calor ball untuk usia 8–11 tahun. Irawati menyebut bahwa Kejurnas ini juga menjadi ajang pencarian bakat bagi regenerasi tenis nasional.
“Ada kategori umur 10, 12, 14, 16, 18 tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri total 20 kategori di luar yang saat ini sedang saya prioritaskan juga memasarkan tenis dari usia dini calor ball, jadi ada 23 kategori yang diikuti oleh 200-an peserta dari 75 daerah,” ujar Irawati.
Ia menambahkan bahwa perhatian khusus diberikan pada pembibitan usia dini sebagai pondasi penting bagi kemajuan tenis Indonesia. Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikan kejuaraan ini semakin bergengsi dan berdaya saing tinggi.
Lapangan GOR Wisanggeni pun kembali menjadi saksi semangat juang atlet-atlet muda Tanah Air.
Kejurnas Tenis Junior Piala IMTC–Wali Kota Tegal 2025 menjadi bukti bahwa olahraga adalah sarana membangun masa depan generasi muda. Pemerintah daerah bersama tokoh olahraga nasional berkomitmen menjadikan ajang ini sebagai titik awal lahirnya atlet bermental juara.
Lebih dari sekadar pertandingan, kejuaraan ini menjadi laboratorium nilai dan semangat bagi pembinaan olahraga sejak usia dini.
Sumber Berita : Jateng Antara News

0 Komentar