Dokumentasi Pribadi Windy Octaviani
Penulis Windy Octaviani, Editor Windy Octaviani


Kronologi 2 Mahasiswa Unissula Tenggelam di danau Buatan Kampus

Pada Tanggal 12 Februari 2025, disore hari ada informasi mengenai tenggelamnya 2 orang di kampus danau Unissula. 

Kronologi 

Di lokasi kejadian terdapat 5 Mahasiswa Unissula yang sedang mancing bersama di pinggir danau buatan tersebut, tiba-tiba salah satu korban yaitu AD (inisial)  membuat sebuah tantangan kepada korban SA(inisial) untuk berenang menyebrangi tepian danau dengan imbalan jika berhasil akan diberikan uang senilai Rp. 50.000. Awalnya SA menolak karena ragu akan tantangan tersebut, tapi pikirannya berubah dan menerima tantangan yang dilontarkan oleh AD. Sebelumnya ada peringatan yang dilontarkan oleh salah satu temen nya didanau, "kalo ragu jangan, karena disini yang bisa renang hanya saya jika kamu trobel saat berenang nanti" FD (Inisial salah satu saksi).

 Dan saksi disana juga sudah memperingatkan SA, tetapi SA tiba-tiba langsung berenang di Danau tersebut. di pertengahan danau terlihat bahwa SA maasih sanggup untuk berenang, tetapi ketika ingin sampai di ujung Ia berteriak "Mass tolongg!!" Ucap SA, Seketika saksi langsung panik dan Lari menghampiri danau karena jarak yang jauh mereka harus berputar di danau sana. Lalu ada 2 temen mereka yang tiba diujung untuk membantu korban, pertama FD Berusaha untuk Berenang menarik  korban tetapi karena kendala bawah air tersebut juga lumpur alhasil SA kakinya mungkin sudah masuk lumpur tersebut, FD sudah berenang dan mengambil tangan korban tetapi karena lumpur tersebut SA langsung terlepas dari tangan FD. Nah, saat FD turun untuk membantu FD sudah memperingati AD untuk tidak ikut-ikutan turun karena itu Bahaya. FD juga tidak tahu kemampuan berenang AD, karena ragu FD sudah memperingati AD untuk tidak ikutan turun. ketika FD sudah kepinggir karena FD sudah tidak kuat untuk menyelamatkan SA, AD malah turun untuk menyelamatkan SA. 

Ketika itu sudah ada bantuan dari temen mereka itu ada RK berusaha mencari kayu tetapi kayu yang diambil dia tidak cukup sampai. Ketika AD berusaha untuk menolong, tetapi kemampuan berenang AD Kurang untuk berenang. Alhasil, AD ikut tenggelam tidak lama setelah SA tenggelam. Setelah itu IR salah satu saksi menghubungi Instansi BASARNAS, SAR, BPBD Semarang untuk mengevakuasi korban tersebut. 

Kejadian tersebut membuat orang terdekat kaget dengan kejadian di Danau Retesi unissula tersebut, saya sendiri adalah salah satu orang yang kenal dengan kedua korban tersebut. Kejadian ini sangat memilukan, dan semoga korban ditempatkan di SisiNya yang paling indah aamiin.

saya menulis tulisan ini agar para pembaca bisa berhati-hati dimanapun, kapanpun, harus selalu waspada terhadap hal-hal yang bisa terjadi. Dan kita juga tidak tahu mengenai SA yang bersedia mengambil tantangan tersebut dengan nominal Rp.50.000. Kita tidak tau ekonomi dia saat itu hingga dia pun mau mengambil tantangan tersebut.

Lalu untuk Kampus Unissula semarang juga, ketika adanya danau retensi tersebut. Harus lebih waspada setidaknya memberikan pelampung disekitar danau, memberikan tanda bahaya, memberikan informasi mengenai kedalaman dari danau tersebut. Setelah kejadian ini, semoga pihak kampus bisa lebih waspada ditempat-tempat yang sekiranya bisa membahayakan orang lain.